Islam artinya berserah diri kepada tuhan.Islam hanya mengakui satu tuhan yang tunggal,tidak beranak dan tidak diperanakkan.
قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ ﴿٤
(Katakanlah:Dialah Allah Yang Maha Esa.Allah adalah Tuhan Yang bergantung Kepada-Nya segala sesuatu.Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan.Dan tidak ada Seorang pun yang setara dengan Dia(Qs:Al-ikhlas,1-4)
Islam mengajarkan bahwa Allah memberi wahyu kepada para Nabi dan Rasul.Nabi pertama adalah Adam as,dan nabi sekaligus rasul terakhir adalah Nabi Muhammad as.Kitab Umat Islam adalah Al-Qur'an yang diberikan Allah melalui Jibril dan diterima nabi Muhammad secara berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari 13 tahun di Makkah dan 10 tahun di Madinah.Al-Qur'an berisikan 30 juz 114 surah dan 6666 ayat.
Dalam konsep Islam, Tuhan diyakini sebagai Zat Maha Tinggi Yang Nyata dan Esa, Pencipta Yang Maha Kuat dan Maha Tahu, Yang Abadi, Penentu Takdir, dan Hakim bagi semesta alam.
Islam menitik beratkan konseptualisasi Tuhan sebagai Yang Tunggal dan Maha Kuasa (tauhid). Dia itu wahid dan Esa (ahad), Maha Pengasih dan Maha Kuasa. Menurut Al-Quran terdapat 99 Nama Allah (asma'ul husna artinya: "nama-nama yang paling baik") yang mengingatkan setiap sifat-sifat Tuhan yang berbeda. Semua nama tersebut mengacu pada Allah, nama Tuhan Maha Tinggi dan Maha Luas. Di antara 99 nama Allah tersebut, yang paling terkenal dan paling sering digunakan adalah "Maha Pengasih" (ar-rahman) dan "Maha Penyayang" (ar-rahim).
Penciptaan dan penguasaan alam semesta dideskripsikan sebagai suatu tindakan kemurahhatian yang paling utama untuk semua ciptaan yang memuji keagungan-Nya dan menjadi saksi atas keesan-Nya dan kuasa-Nya. Menurut ajaran Islam, Tuhan muncul dimana pun tanpa harus menjelma dalam bentuk apa pun. Menurut Al-Quran, "Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui." (QS Al-'An'am:103)
Tuhan dalam Islam tidak hanya Maha Agung dan Maha Kuasa, namun juga Tuhan yang personal: Menurut Al-Quran, Dia lebih dekat pada manusia daripada urat nadi manusia. Dia menjawab bagi yang membutuhkan dan memohon pertolongan jika mereka berdoa pada-Nya. Di atas itu semua, Dia memandu manusia pada jalan yang lurus, “jalan yang diridhai-Nya.”
Islam mengajarkan bahwa Tuhan dalam konsep Islam merupakan Tuhan sama yang disembah oleh kelompok agama Abrahamik lainnya seperti Kristen dan Yahudi (29:46). Namun, hal ini tidak diterima secara universal oleh kalangan non-Muslim.
Islam meyakini bahwa akan ada hari kiamat akan terjadi sebelum hari penghakiman,Nabi Muhammad tidak tau kapan kiamat terjadi namun Rasulullah SAW memberikan tanda-tandanya saja.
Suatu ketika ada orang datang dan bertanya pada Rosulullah Muhammad SAW, “Ya rosulullah, kapankah hari kiamat itu tiba ?, Beliau menjawab ” Orang yang ditanya tentang hari kiamat itu tidak lebih tahu dari yang bertanya, akan tetapi ada tanda-tanda bagi hari kiamat(yaitu):pasar-pasar berdekatan (sehingga sepi ), ada hujan tetai tidak ada tumbuh-tumbuhan, riba tersebar luas, anak-anak hasil zina bertebaran, orang kaya dipuja-puja, suara orang-orang fasik menguasai mesjid, dan orang yang salah mengalahkan orang yang benar”, ia bertanya, “ya rosulullah, apa yang engkau perintahkan untuk kami ?”, Beliau bersabda “Larilah untuk menyelamatkan agamamu atau kamu seperti tikar yang tua dirumahmu.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Segeralah beramal baik sebelum terjadi enam tanda kiamat. Yaitu, matahari terbit dari arah ia terbenam, dajjal, asap tebal, satwa melata bicara (dabbah), petaka (kematian spesifik) perorangan, dan petaka umum (kiamat besar).” (HR Ahmad).
Peristiwa setelah hari kiamat:
1. Yaumul Barzah, adalah hari penantian seluruh umat manusia yang telah meninggal. Yaitu nanti masa dibangkitkan manusia dari alam kubur untuk menhadap kepada Allah guna mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatan ketika di dunia.
2. Yaumul Ba'as, adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur.
3. Yaumul Mahsyar, adalah hari dikumpulkannya manusia setelah dibangkitkan dari alam kubur, untuk menunggu pengadilan dari Allah SWT.
4.Yaumul Hisab, adalah hari perhitungan amal perbuatan manusia selama selama hidup di dunia.
5.Yaumul Mizan, adalah penimbangan amal perbuatan manusia setelah diperhitungkan baik buruknya selama hidup di dunia.
6. Sirat, adalah jalur atau jalan penentu dari masing-masing manusia stelah dihisab dan ditimbang amal baik buruknya. Pada tahap ini manuisa akan ditentukan msuk neraka atau masuk surga . Hal ini tergantung amal baik dan amal buruk.
7. Syafaat, adalah pertolongan yang diperoleh umat manusia yang beriman, Islam dan ihsan. Pertolongan tersebut berasal dari amal perbuatan yang baik ketika di dunia. Bagi orang beriman dan beramal saleh kelak pada hari Kiamat akan mendapat syafaat berupa kemudahan dan keringanan dari berbagai kesulitan yang dihadapi.
8.Surga dan Neraka, adalah tempat terakhir pembalasan manusia. Bagi yang beramal baik akan masuk surga dan sebaliknya orang yang beramal buruk akan masuk neraka.